Hunian Aman Disaat (Mudik) Lebaran

Selama ini keberhasilan sebuah sebuah pengembang atau kawasan realestate hanya diukur dari keberhasilan menjual unit hunian dan komersialnya semata. Semestinya tidak demikian. Banyak variabel yang turut berperan dalam meretas jalan sukses sebagai pengembang bereputasi terhormat. Salah satu variabel itu adalah layanan keamanan dan kenyamanan tinggal di sebuah kawasan realestat. Buat apa konsumen membayar mahal, tapi bila keamanan dan kenyamanan tidak bisa dirasakan. Atas dasar kebutuhan tersebut, maka pengembang membentuk divisi khusus atau menyewa jasa pihak lain yang biasanya dikenal dengan estate management. Lingkup kerja divisi ini cukup luas yakni mencakup penantaan landscape, taman dan jalan, pengangkutan sampah yang dilakukan setiap hari, fogging, hingga keamanan kawasan.

Disaat menjelang Hari Raya Idul Fitri yang sesaat lagi tiba, estate management biasanya bekerja ekstra ketat. Maklum saja, tradisi mudik yang masih kuat mau tidak mau memaksa estate management mengamankan kawasan hunian yang ditinggalkan oleh warganya. Setidaknya inilah yang dilakukan oleh beberapa pengembang seperti Mahogani Residence.

Treatment yang sama juga dilakukan oleh pengembang lainnya. Perumahan Modernland misalnya, sejak jauh hari sudah menyiapkan pengamanan bahkan sejak awal bulan Ramadan. Maklum saja, perumahan terbesar di kota Tangerang ini memiliki wilayah yang sangat luas, yakni 750 hektar termasuk Golf 97 hektar. Jadi bisa dipahami apabila aspek keamanan bagi warga dan wilayahnya begitu diutamakan.

Selain mengamankan kawasan sejah jauh hari, Bogor Nirwana Residence punya kiat tersendiri dalam mengamankan wilayahnya. Tidak hanya di hari Lebaran, pada hari biasapun kawasan yang memiliki luas lahan garapan hingga 1.000 hektar lebih ini juga melibatkan warga sekitar Bogor Nirwana Residence. Paramount Lakes juga menerapkan sistem keamanan yang sama. Kawasan hunian yang terletak di Serpong, Tangerang ini tidak mengesampingkan pengawasan melekat dengan lingkungan sekitar. Semua upaya pengamanan yang dilakukan oleh estate management punya tujuan yang jelas. Yaitu memberi service dan jaminan keamanan. Apabila rasa aman ini sudah tertanam baik, warga pun dapat menjalankan hajat mudik atau liburan panjang dengan tenang.

Pengawasan Melekat 24 Jam

Seiring dengan perubahan jaman, bisa dibilang hampir semua kawasan realestate baru menerapkan sistem cluster. Yakni dalam satu domain hanya terdiri dari beberapa unit rumah dan menerapkan sistem satu pintu. Bagi pemilik rumah maupun pengembang, sistem ini memang sangat menguntungkan terutama dalam memberikan rasa aman dan nyaman. Dan bisanya dalam sebuah cluster pengawasan akan keamanan jauh lebih ketat. Ada patroli keliling secara berkala disamping terpantau selama 24 jam melalui kamera CCTV yang terpasang diberbagai sudut penting.

Bagi pengembang yang belum seluruhnya menerapkan sistem cluster, upaya pengamanan dilakukan jauh lebih ketat. Bahkan tidak menutup kemungkinan berkoordinasi dengan aparat keamanan atau kepolisian resor setempat. Untuk menciptakan keamanan yang stabil memang tidak selamanya gratis. Iuran diantara warga kepada estate management untuk memberi jaminan keamanan tidak terelakkan lagi. Namun khusus pengamanan di Hari Raya Idul Fitri sejumlah pengembang seperti Lippo Cikarang dan Mahogani Residence mengaku tidak memungut iuran lebih dari hari-hari biasanya, alias bagian dari service yang telah dibayarkan oleh warganya setiap bulan.

Sementara di Modernland, aspek keamanan sudah bagian dari service dan estate management tidak melakukan pungutan uang keamanan tambahan. Sedangkan Paramount Lakes untuk jangka waktu tertentu akan menjaga keamanan dan tidak akan membebankan atau melibatkan warga dalam pendanaannya. Dalam urusan keamanan rumah memang idealnya dilakukan dengan melibatkan estate management. Tapi mengandalkan estate management atau aparat keamanan saja tidak cukup. Sebaiknya pengamanan juga dilakukan oleh sang pemilik rumah dengan mengamankan rumahnya, tentunya dengan berkoordinasi juga dengan pihak berwenang, dalam hal ini estate management masing-masing pengembang.

Sumber: realestat.wordpress.com

Leave a Reply