Apartment diluar Superblok

Maraknya pembangunan kawasan multifungsi atau one stop living di Jakarta menandakan peluang bisnis properti sampai tahun 2008 tetap terbuka. Namun kehadiran superblok dengan segala kelengkapan fasilitasnya tidak serta-merta mematikan bisnis sub-sektor properti lainnya. Baik itu bisnis perkantoran, pusat perbelanjaan, sampai apartment sekalipun. Buktinya, seiring dengan pertumbuhan superblok, pembangunan dan penjualan apartment diluar superblok rupanya masih tetap menjanjikan.

Seperti Permata Hijau Apartment, Permata Berlian Apartment, Senayan Residence Apartment,Pakubuwono Residence, Hampton’s Park, Sahid Sudirman Residence yang menyajikan konsep yang berbeda dan punya segmen pasar masing-masing.

Perbedaan konsep ini juga diakui oleh Lucky Cahyadi, Marketing Manager Sahid Sudirman Residence. Menurut Lucky, Sahid Sudirman Residence mengusung konsep “Serenity In The City”. Yang artinya konsep tempat tinggal yang tenang dan damai di sebuah kota metropolitan yang penuh dengan keramaian dan kebisingan. Fasilitas yang tersedia di Sahid Sudirman Residence berstandar hotel, seperti: laundry, room service, gym, swimming pool, tetapi yang membedakan Sahid Sudirman Residence dengan apartemen lain adalah pelayanan housekeeping 24 jam yang menjadikan penghuni serasa tinggal di service apartment, demikian papar Lucky Cahyadi.

Fasilitas berkelas hotel berbintang lima juga disediakan oleh Hampton’s Park Apartment. Apartment yang berdiri di kawasan seputar Pondok Indah ini, menurut Lili, menghadirkan nuansa Pulau Dewata sebagai konsep utamanya.

Karena keunikan, kelengkapan fasilitas serta target pasar yang berbeda, tidak menjadikan Hampton’s Park Apartment maupun Sahid Sudirman Residence khawatir akan kehadiran apartment-apartment didalam superblok. Menurut Lucky, pihaknya yakin akan daya tarik dan nilai lebih Sahid Sudirman Residence yang sangat berbeda dibandingkan dengan apartemen lainnya dikawasan yang sama. Konsumen atau pembeli juga mempunyai pertimbangan yang berbeda-beda dalam memilih apartemen yang ingin dibelinya.

Pendapat yang tidak jauh berbeda juga dilontarkan oleh Lili. Menurutnya, apartment yang berdiri sendiri seperti Hampton’s Park, punya privasi yang lebih tinggi.

Diluar kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada apartemen di dalam maupun di luar superblok. Tirta Setiawan menyambut positif kehadiran dua jenis apartment tersebut. Bahkan dalam pandangan Tirta, apartment sejauh ini masih menguntungkan untuk dijadikan instrumen investasi, asalkan mudah disewa dan mempunyai nilai sewa yang tinggi.

Sumber: realestat.wordpress.com

Comments are closed.