Jakarta Real Estate Portal

header



Menjamurnya Rumah Susun Sederhana di Tengah Kota Print E-mail

Upaya pemerintah untuk menyediakan Rumah Susun Sederhana Sewa dan Milik, atau yang biasa dikenal dengan Rusunami dan Rusunawa bagi rakyatnya, tidaklah main-main. Pemerintah sangat berharap pembangunan hunian vertikal bersubsidi ini dapat mengubah kebiasaan masyarakat urban untuk tinggal di rumah susun. Apakah program ini mendapat dukungan dari para pengembang ? Lalu sejauh mana antusiasme warga perkotaan dengan adanya Rusunawa dan Rusunami ini ?

Dalam 2 tahun terkahir ini, industri properti di Indonesia memang terus mengalami perkembangan tiada henti. Tetapi dari sekian banyak sub-sektor properti yang tumbuh, hampir semua pihak sepakat bila program pemerintah membangun 1.000 Tower Rumah Susun Sederhana adalah yang paling mencuri perhatian. Bahkan pembangunan superblok yang digawangi oleh para pengembang raksasa, sepertinya kalah populer dan tenggelam oleh mega proyek yang digagas pemerintah itu. Menurut Menteri Negara Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Mohammad Yusuf Asy’ary, keberadaan Rumah Susun Sederhana Milik dan Sewa atau yang akrab dikenal Rusunami dan Rusunawa ini punya misi menyediakan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan menengah – bawah perkotaan.

Selain mengemban misi tersebut, dengan adanya 1.000 Tower Rumah Susun Sederhana juga diharapkan menjadi tren setter atau membiasakan masyarakat kelas menengah ke bawah perkotaan untuk tinggal di hunian vertikal.

Untuk membangun mega proyek ini memang tidak mudah. Selain menyiapkan seperangkat peraturan yang memudahkan keterlibatan para pengembang swasta, pemerintah juga sudah menyiapkan insentif bertingkat dalam bentuk subsidi uang muka dan subsidi selisih bunga.

Meski disubsidi serta dijual dengan harga cukup terjangkau, bukan berarti tidak ada keuntungan ditangan para pengembang. Sebagai pengusaha, tentu mereka punya kalkulasi bisnis tersendiri.

Bak gayung bersambut. Niat suci pemerintah menyediakan hunian mudah bagi rakyatnya mendapat dukungan penuh dari masyarakat, dunia perbankan, hingga para pengembang. Sebab, selama ini pengembang lebih banyak membangun apartemen mahal yang hanya bisa dijangkau masyarakat berpenghasilan Rp 4 juta ke atas. Mayoritas untuk golongan menengah ke atas.

Rusunami dan Rusunawa itu tidak dapat dipandang hanya sebagai sentra hunian untuk golongan menengah ke bawah semata. Tapi ia juga merupakan instrumen penting dalam menggerakkan roda perekonomian nasional serta membuka lapangan kerja baru. Jika rencana 1.000 menara rumah susun terbangun, kapitalisasi modal yang akan bergulir amat berguna bagi perputaran ekonomi dalam skala yang lebih besar.

SUMBER: realestat.wordpress.com
 
< Prev   Next >
Custom Search

Enquiries

For any enquiries, please contact
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Insurance

Learn more about insurance, click here.

Wap Page

Portal ini juga bisa diakses via HP Anda melalui WAP browser
di http://wap.e-realestat.com

Free Link Exchange

Resource - Link Exchange
Jakarta Real Estate Portal