| Indonesia, Pasar Penting Properti Singapore |
|
|
|
Mahalnya harga hunian di Singapura, ternyata tidak menjadi masalah besar bagi investor berkantung tebal. Berapapun nilainya, hampir dipastikan akan cepat terserap oleh pasar. Dan Anda jangan terkejut kalau pasar Indonesia adalah pemain penting dalam pasar properti Singapura. Benarkah demikian ? Anda boleh percaya, boleh juga tidak bila produk properti di Singapura seperti apartmen dan kondominium, sebagian besar dimiliki oleh warga negara Indonesia. Berdasarkan laporan dari media nasional maupun internasional, Indonesia merupakan potential market terbesar dengan penguasaan pasar properti mencapai lebih dari 20%. Jumlah ingin sangat mengagumkan mengingat 1/3 pasokan properti di Singapura dimiliki oleh warga asing. Setelah Indonesia, peringkat berikutnya ada Malaysia, Brunei Darussalam, Hongkong, dan Shanghai. Harga satu unit kondominium di sana tentu tidak murah, yakni berkisar antara Rp 5 – Rp 7 milyar untuk luas sekitar 70 meter persegi. Bila dibandingkan harga kondominium termahal di Jakarta dengan ruang lebih besar, yaitu sekitar 140 meter persegi, harganya rata-rata tidak lebih dari Rp 3 milyar. Tetapi meskipun harganya selangit, banyak juga warga Indonesia yang membeli properti di negara kota itu. Hal ini tidak terlepas dari kondisi ekonomi Indonesia yang sudah jauh lebih stabil dan membaik, inflasi yang terkendali, suku bunga yang rendah. Ketiga aspek ini yang memicu konsumen lebih percaya diri membeli properti. Kebangkitan industri properti Singapura memang sangat mencengangkan, mengingat sebelum tahun 2004, pasar properti negeri jiran ini relatif tidak menunjukkan pertumbuhan yang cukup berarti. Kondisi ini dibenarkan oleh Michelle Woo, General Manager Sales & Marketing Lippo Group, pengembang yang tengah giat membangun Marina Collection, hunian bernuansa resort di tepi pantai Singapura. Menurut Woo, properti Singapura tengah berkembang pesat. Karena itu, Lippo Group tergerak berinvestasi di sana. Marina Collection ditawarkan dengan harga jual antara SIN$ 285 hingga SIN$ 295 per meter persegi. Berlokasi strategis, di tengah area Sentosa Cove (Teluk Sentosa), Singapura, dan merupakan satu-satunya kompleks kondominium yang menghadap pantai, dengan luas keseluruhan sekitar 22.222 meter persegi. Selain Lippo Group, pengembang Singapura, Far East Organization juga mengakui sebagian besar proyeknya terserap oleh orang Indonesia. Dari 384 unit Water Place Condominium yang berlokasi di kawasan elite Marina Singapura, 20% dari seluruh unit diborong warga Indonesia. Menurut Chia Boon Kuah, Chief Operation Officer Far East Organization, Water Place yang mempunyai konsep dasar pantai tropis Hawaii ini memang cocok bagi orang asing, termasuk dari Indonesia, Hongkong dan Cina. Water Place didesign dengan arsitektur yang indah, lanskap yang mewah dan fasilitas rekreasi yang lengkap. Seluruh unit telah dipersiapkan bagi home-automation, sehingga memudahkan instalasi seperti infrared blaster, lighting control system, cyber eye dan motion detector. Kawasan hunian premium lainnya di tepi pantai Singapura, adalah Reflection dan Caribbean di Keppel Bay. Menurut Diana Chan, Executive Group Corporate Communications Keppel Corporation, “Caribbean at Keppel Bay” memiliki 969 unit apartment dan penthouse mewah yang memiliki 2 hingga 4 kamar tidur. Semua unit yang diluncurkan telah terjual habis, dengan 168 unit yang disewakan sebagai office building. Adapun Reflection, merupakan bagungan pemukiman kedua yang dirancang oleh arsitektur kenamaan kelas dunia, Daniel Libeskind. Mahakarya “Reflection at Keppel Bay” ini akan menempatkan Singapura pada peta dunia bagai tempat tinggal pantai yang mewah. Singapura memang negara kecil. Luasnya tidak lebih besar dari ibukota Indonesia Jakarta. Meski lahan yang mereka miliki terbatas, namun kreativitas dan inovasi yang mereka miliki tidak pernah ada batasnya. Ketika pengembangan secara horisontal sudah tidak dimungkinkan, pilihan satu-satunya adalah membangun hunian vertikal. Singapura dikenal akan keindahan pantainya, maka semakin tinggi lantai kondominium disana, semakin tinggi pula harganya. Demikian, beragam pilihan hunian vertikal di sana mungkin bisa menjadi referensi bagi Anda yang hendak berinvestasi di negeri Singa. Dan seperti kita ketahui, sebagian besar pembeli atau investor properti di sana adalah Warga Negara Indonesia. Apakah Anda juga tertarik berinvestasi di sana ? SUMBER: realestat.wordpress.com |
| < Prev |
|---|
| Apartment |
| Mansion / Housing |
| Kiosk |
| Real Estate Articles |
| Jakarta Apartments List |
| Jakarta Mansions List |
| Bodetabek RealEstate List |
| Bali Villa List |
| Condominium |
| Energy Save |
| Furniture |
| Industrial Estate |
| Investment |
| Landed House |
| Mortgage |
| Resort |